Wajah Baru Shelter Manahan Solo, Food Court dan Jogging Track Berdampingan

 

Potret suasana Shelter Manahan Solo pada Kamis (5/1/2022)

SURAKARTA- Termasuk kedalam 10 titik prioritas pembangunan di kota Solo, Shelter Manahan yang dibangun sejak Mei 2022 lalu sudah selesai dibangun pada 26 Desember 2022. Proyek senilai 10 milliar tersebut sempat molor dimana seharusnya selesai pada 2 Desember 2022 karena faktor cuaca.

Seperti yang telah dipamerkan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pada akun TikToknya, kini pembangunan Shelter Manahan sudah selesai 100 persen. Terdapat jogging track di kawasan pedastrian pada sisi barat dan utara Stadion Manahan. Shelter PKL yang sekarang berubah konsep menjadi food court berada di sebelah barat dibuat bersebelahan dengan jogging track. Terdapat 121 shelter yang dapat ditempati para pedagang.

Pada Kamis (5/1/2023) sebagian pedagang sudah mulai berjualan di Shelter yang baru selesai dibangun. Para pedagang berjualan makanan dan minuman menyesuaikan dagangan dengan konsep food court. Para pedagang yang sebelumnya berjualan pakaian dan aksesoris beralih dagangan menjadi makanan dan minuman.

Ketua Paguyuban Gotong Royong, Koko Kuncoro mengatakan sebagian pedagang sudah mulai berjualan. Para pedagang ada yang berjualan di shelter pada pagi-sore hari. Adapula yang berjualan sore-malam hari.

“Total pedagang kan ada 132, sedangkan shelter ini jumlahnya hanya 121. Kita bagi menjadi dua shift, yaitu pagi-sore hari dan sore-malam hari. Mungkin ini sudah sebagian yang jualan, yang lain mungkin masih mempersiapkan peralatannya,” Ujar dia.

Shelter PKL ini berukuran 3x3 meter dan sudah dilengkapi dengan fasilitas berupa wastafel dan listrik. Walaupun dianggap sempit, para pedagang merasa bersyukur sudah bisa kembali berjualan. Selama proses pembangunan, para pedagang berjualan ditempat yang mereka cari sendiri.

“Nanti bisa dimasak dari rumah, disini tinggal dihangatkan. Yang terpenting sudah bisa kembali berjualan, waktu pembangunan dan pindah tempat omset menurun daripada pas disini. Semoga bisa lebih laris dari sebelum dibangun,” Ujar Sulastri, salah seorang pedagang di Shelter Manahan,Solo.

Terdapat pula ikon baru Solo yang dipajang di  Shelter Manahan. Yaitu tulisan ‘SOLO, Solo The Spirit Of Java’ dan gambar maskot Rojomolo yang sedang nail sepeda. Selain itu adapun Kaldron api APG XI yang dibangun didepan gerbang Stadion Manahan sisi utara.


Penulis : Mega Irma S